Banjir Benjeng, 8 Desa Tergenang

Camat Benjeng, Nuryadi, sedang memantau banjir di Desa Deliksumber

Banjir musiman kembali menerjang Kecamatan Benjeng pada Selasa, 27/02/2018. Pada pagi kemarin air menggenangi Desa Sedapurklagen, Deliksumber dan Kedungrukem. Banjir kali ini relatif kecil, karena tidak sampai ke wilayah timur Kecamatan Benjeng dan sudah surut.

Pada dua hari sebelumnya banjir cukup besar menerjang. Pada Jumat sore 23/02/2018 kiriman banjir datang dari wilayah Kecamatan Balongpanggang. Puncaknya pada Sabtu pagi banjir sudah menerjang 8 desa di Kecamatan Benjeng.

Jalan utama kabupaten yang menghubungan Benjeng dan Balongpanggang terganggu. Di sekitar Jalan Raya Munggugianti, depan kantor PLN Unit Benjeng, arus banjir mengalir deras. Di titik ini menjadi daerah paling rawan akibat bencana banjir. Cukup berbahaya bagi pengguna jalan terutama pejalan kaki dan pengguna sepada motor. Tidak sedikit pengendara yang jatuh terpeleset di sana.

Dari data Posko Bencana Banjir Kecamatan Benjeng (Sabtu, 24/02/2018) sebanyak 8 desa yang diterjang banjir yaitu Lundo, Bulangkulon, Sedapurklagen, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Bulurejo, dan Dermo. Mengakibatkan 1.574 rumah, 1.889  KK dan 4.722 jiwa terdampak banjir.

Dampak banjir kali ini menggangu para petani yang saat ini sedang panen padi. Sebanyak 519 Ha sawah, 13 KM jalan desa, dan 2 KM jalan raya utama kabupaten tergenang air. Banjir kali ini ketinggian air rata-rata mencapai 30 cm hingga 60 cm.

Beberapa dampak banjir antara lain beberapa kantor pemerintahan pelayanannya terganggu. Sekolah Dasar diliburkan dan dipulangkan lebih awal. Selain itu Pasar Benjeng juga terkena dampak. Pedagang menutup lapak karena air setinggi lutut membuat pembeli enggan masuk ke pasar.

Penyebab banjir musiman di wilayah Kecamatan Benjeng, karena luapan Kali Lamong. Daerah aliran sungai (DAS) ini berasal dari wilayah Mojokerto, Lamongan hingga Jombang. Hujan deras malam sebelumnya di wilayah tersebut, dan berkurangnya hutan sebagai lahan serapan air, maka banjir kiriman selalu mengancam wilayah Kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Cerme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *